Ombak bisu saat kita memandang di kejauhan
Sesekali menghempas pantai seakan dibakar cemburu
-membabi buta
kita terduduk bersama di kegelapan yang sunyi
alam milik kita malam itu
tiupan angin menghembus dingin diantara rongga hidung
lalu kita mencari kehangatan lewat usapan bibir
kubiarkan kau usap wajahku
enyahkan rambut yang halangi tatap mata kita
kau cumbu ku di tengah malam panjang
diantara debur ombak lautan dan gelap langit
No comments:
Post a Comment