Monday, April 18, 2005

Cumbuan di tepi pantai





Ombak bisu saat kita memandang di kejauhan



Sesekali menghempas pantai seakan dibakar cemburu



-membabi buta



kita terduduk bersama di kegelapan yang sunyi



alam milik kita malam itu



tiupan angin menghembus dingin diantara rongga hidung



lalu kita mencari kehangatan lewat usapan bibir



kubiarkan kau usap wajahku



enyahkan rambut yang halangi tatap mata kita





kau cumbu ku di tengah malam panjang



diantara debur ombak lautan dan gelap langit

































No comments:

Post a Comment