Monday, April 18, 2005

Kenangan di Timuran

bau tubuhmu



masih tercium hingga kini



menyelusup diantara angin-angin malam



mengawang di kekabutan







malam ini ku terkenang



saat kau cium aku di timuran



nafasmu menderu mendesah mengharu biru



cengkrammu kuat bagai cakar si raja elang





beradu ludah beradu peluh



berlari berkejaran mengadu nafsu



kurasa dadaku berdegup kencang



fikirku melayang terawang-awang







lalu kupeluk kau di timuran



kulepas cengkram si raja elang





biar saja sampai di sini



usah lagi melangkah jauh





















No comments:

Post a Comment