Thursday, December 31, 2009

Surat untuk sahabat perempuan

Sudah mau 2010 ya?

Dan aku bingung mengapa kalian belum juga beranjak maju..

Aku tahu kalian sudah menyelesaikan studi kalian, punya penghasilan, menjadi lebih cantik, dan menjadi lebih popular. . Ya aku tahu itu, tapi bukan maju itu yang kumaksud !

Bertahun tahun aku mengenal kalian, dan rasanya geli melihat kalian – perempuan2 yang kukasihi – masih juga terjebak dalam masalah yang sama, cinta dan lelaki.

Kita diberi memek bukan untuk memuaskan lelaki, diberi payudara bukan untuk menyenangkan hasrat kekanakan lelaki pula. Lebih dari itu, kita diberi tubuh untuk menemukan diri kita sendiri.


Seharusnya kita malu jika kita masih sibuk pergi ke salon, merawat vagina, membeli obat pembesar payudara, meminum jamu, bahkan rajin berolahraga sekedar untuk menyenangkan pasangan kita. Memuaskan mereka agar mereka tak lari dari kita.

Kita, diberi berkah dan kebijaksanaan untuk bisa memilih. Betapa memalukannya ketika kita tidak menggunakan berkah itu sebagaimana mestinya. Betapa kecilnya harga seorang perempuan ketika ia tidak bisa mengambil keputusan atas dirinya dan memberikan kuasa itu pada lelaki.

Kita tidak dilahirkan untuk sekedar sekolah, bekerja, apalagi menghamba cinta pada lelaki. Kita takkan mati tanpa cinta seorang lelaki. Hidup ini terlalu luas untuk dimaknai cinta sepasang kekasih. Terlalu kerdil memaknai hidup sebatas pencarian cinta sejati.

Masih banyak yang kelaparan di tanah kita, masih banyak diskriminasi di mana-mana, masih banyak ketidakadilan di sekitar kita. Dan aku merasa geli melihat kalian masih menebar pesona untuk mendapatkan cinta lelaki. Atau menarik lelaki ke tempat tidur kalian sekedar pembuktian bahwa kalian masih seksi dan muda.

Seharusnya kita malu mengaku sebagai perempuan modern. Kosmetik dan pakaian kita saja yang semakin modern. Tapi fikiran kita tidak lebih maju dari perempuan seribu tahun yang lalu.

Aku sangat mengasihi kalian dan bersedih melihat kalian seperti ini. Bukalah mata kalian, lihat betapa dunia ini begitu luas. Gunakan kekuatan dan sumber dayamu untuk menemukan kebesaran hidup.

Ayolah, kalian bukan kanak-kanak lagi. Bangunlah dari angan-angan menjadi seorang Cinderella.

INGAT, KITA DIBERI HATI BUKAN UNTUK MENANGISI SETIAP LELAKI YANG PERGI DARI HIDUP KITA. LEBIH DARI ITU, KITA DIBERI HATI UNTUK MELIHAT BETAPA HIDUP MAHA LUAS DAN BERHARGA.

Ps : kalau kalian membenciku dan menganggapku sok suci setelah membaca notes ini, itu artinya hati kalian masih berfungsi.

No comments:

Post a Comment