Friday, December 11, 2009

kangen sekali aku padamu.

Ma,
aku kangen sekali padamu.
seperti tanah yang lama tak bertemu hujan. kering dan gelisah.

Maaf ya ma, aku membuatmu khawatir ya..
tanpa kabar menghilang seperti ditelan bumi
ah, harusnya aku yang malu dan minta maaf
namun mama malah meminta maaf lebih dulu padaku
aku tak marah padamu ma,
aku tak punya alasan untuk marah padamu
kalaupun ya, langit akan mendung memurkaiku

Ma,
aku lelah sekali bekerja
jika bukan karena doa yang selalu kau kirimkan
dan sms mu yang membarakan semangatku
aku mungkin sudah menyerah sejak dulu

kadang kupikir,
kenapa aku mau mengambil resiko ini
bekerja untuk sesuatu yang mungkin orang anggap tak penting
bekerja untuk sesuatu yang hanya akan membuat posisiku rancu di tengah orang-orang kita
bekerja untuk sesuatu yang tak memberiku sesuatu untuk dimakan, sesuatu untuk diminum

kadang lelah ma,
namun aku selalu terbayang wajahmu
wajah lelah yang tak bosan mendukung keputusan beratku ini
yang tanpa kuminta diam-diam mengirimku rupiah hanya supaya aku masih bisa tetap makan di tengah deadline kerjaku
maafkan aku ya ma, masih membuatmu merasa gelisah memikirkan apakah aku bisa makan hari ini atau tidak

Ma,
sedang sholat ya dini hari begini?
aku bisa merasakan doamu untukku datang setiap subuh
aku hanya bisa mengirimkan kerinduanku lewat tulisan ini
semoga tuhan semakin sayang padamu
jika perlu biar aku saja yang memikul dosa-dosamu
biarlah mama menjadi seorang suci..

aduh ma,
kangen sekali aku padamu.
maaf ya ma aku belum bisa memenuhi janjiku untuk pulang

aku cinta padamu ma..

No comments:

Post a Comment