It’s hard to let go good people !!
Selama berminggu-minggu terakhir, saya cukup antusias menunggu datangnya akhir tahun. Bukan karena perayaan tahun baru yang di tunggu-tunggu, melainkan karena tepat 31 desember 2010, proyek respon merapi akan berakhir. Artinya, tidak ada lagi tumpukan pekerjaan.
I’m suppose to be happy for this. But then I realize in the last minutes of 2010, that I feel sad inside to let go of these things.
Hal terbaik dan terindah adalah ketika bekerja bersama orang-orang baik, yang memiliki komitmen luar biasa untuk bekerja demi kemanusiaan. Semenjak 26 Oktober 2010, erupsi pertama merapi, saya banyak bertemu dengan orang-orang ini. Meskipun dalam situasi bencana banyak hal yang tidak ideal, perubahan begitu cepat dan masif, namun dalam kondisi ini semua berusaha sebaik mungkin mendedikasikan energi, fikiran dan tenaga mereka untuk membuat perubahan bagi para penyintas merapi.
Semenjak 19 november, samsara mengkoordinir relawan yang tergabung di dalam DVFP. Bersama-sama dengan kawan-kawan baik ini, kami bekerja di bawah tekanan, kebingungan dan dukungan yang minimal, sebisa mungkin berusaha memberikan kontribusi bagi penyintas merapi.
Selama itu pula, saya hanya sempat menikmati libur selama 2 hari. Sisanya terus bekerja mengakomodir kebutuhan kawan-kawan di lapangan untuk penyintas merapi. Bahkan dengan mengambil libur 2 hari pun saya belum mampu meberikan yang terbaik untuk kawan-kawan dan beneficiaries. Masih banyak hal yang belum dapat diakomodir karena terbatasnya tenaga, waktu dan dukungan. Jangan Tanya saya bagaimana saya bisa melakukannya tanpa kehabisan energi. Saya juga tidak tahu energi itu datangnya dari mana. Saya sendiri sering tak habis fikir melihat tubuh dan fikiran saya bekerja tanpa lelah.
Tapi hari ini saya paham darimana energi itu berasal.
Ketika bekerja bersama kawan-kawan, saya sangat sadar betapa beratnya tugas di lapangan. Komitmen dan kerja keras kawan-kawan di lapangan seakan menyindir diri saya untuk tidak kalah melakukan hal yang sama. Visi kemanusiaan yang luar biasa, harapan akan hal-hal baik menjadi sebuah kekuatan yang menggerakan energi positif di dalam program ini. Vibrasi dari energi kawan-kawan inilah yang sebetulnya selama ini menjaga energi positif dan stamina tubuh saya.
Saya menghaturkan terimakasih dan penghargaan yang luar biasa atas kerja keras kawan-kawan selama ini. Pekerjaan yang kita lakukan selama ini tidak mudah dan tidak nyaman. Karena banyak hal, pekerjaan ini tidak hanya sebatas pekerjaan yang dinilai dengan uang yang diterima oleh kawan-kawan setiap harinya. Mau tidak mau, pekerjaan ini juga telah mengusik tidur pulas kita semua, menggelitik nurani dan fikir kita, memaksa kita untuk sesekali kritis sekaligus tegar. Bahkan saya yakin, disadari atau tidak, pekerjaan ini telah memaksa kita untuk mengkritisi zona nyaman kita selama ini. Semoga pekerjaan ini memberikan kita lebih banyak pelajaran lebih dari yang kita harapkan.
Erupsi merapi membuktikan bahwa alam memberi lebih banyak daripada apa yang ia ambil. Dan kita yang tidak menjadi korban pun ikut menikmati hikmah yang luar biasa ini.
Itu sebabnya saya tidak terlalu antusias menyambut tahun baru kali ini. Program sudah berakhir dan saya pasti akan merindukan kesibukan yang luar biasa, merindukan kawan-kawan baik yang selama ini membagi visi dan harapan baik mereka.
Terlepas dari indikator-indikator yang ditetapkan oleh prosedur lembaga manapun. Saya merasa program kita berhasil. Bukan karena apa yang kita capai, tapi lebih pada proses yang telah kita lalui. Banyak miskomunikasi dan ketidak nyamanan yang kita lalui selama ini. Banyak alasan untuk kita merasa kecewa dan marah. Banyak alasan untuk kita menyerah. Tapi kita tidak menyerah, kita terus maju dan menyelesaikan pekerjaan kita. Visi kita lebih kuat daripada prosedur-prosedur brengsek itu.
Bekerja dengan orang-orang yang positif, bervisi besar, bekerja dengan hati dan pantang menyerah adalah karunia luar biasa di tahun 2010.
Kawan-kawan, terimakasih atas kerja kerasnya selama ini. Saya pasti merindukan kalian semua.
No comments:
Post a Comment