Sunday, March 16, 2008

Selamat malam atau selamat sore


2.23 am

Pukul berapa di sana?

Belum saatnya mengucapkan selamat malam, tapi jika tidak sekarang aku terlanjur lelap dalam tidurku.

Selamat malam atau selamat sore mungkin, selamat saja sudah cukup.

Malam ini kita tak janji untuk bertemu dalam mimpi, tak apa masih ada malam-malam lainnya. Tak perlu tergesa-gesa memboroskan rasa rindu. Belajar sedikit menahan diri itu lebih baik. Tentu saja baik, karena rindu itu baik tapi kadang bisa jadi sedikit memabukan.

Jangan lupa, jangan takut jadi gila karena cinta. Bukannya hidup itu memang gila. Jika tidak gila ya tidak hidup namanya. Aku juga tak takut lagi pada cinta, bukannya kita lebih bahagia karenanya?

Kamu membuatku lebih berani, membuatku merasa tak takut lagi pada masa depan, jadi jangan takut lagi, karena kekuatan kita akan membuat kita selalu dekat.

Jogja-amsterdam kata orang jauh sekali, apa iya? Tapi rasanya hanya beberapa millimeter saja buatku. Bukan begitu? Jarak hanya membuat kita makin kuat, jika kita terus mencoba. Jarak hanya membuat kita makin dekat, jika kita percaya. Ah itu kan yang kau ajarkan padaku ! bukankah aku ada setiap malam kau menjelang tidur? Dan kamu menyapaku setiap pagi, ya kau yang membangunkanku pelan-pelan.

Baiklah, selamat malam atau selamat sore untukmu di sana. Kukirim gambar topengmu tadi malam. Semoga topeng-topeng lainnya akan berkunjung lagi ke kamarku. Bersamamu, tentu saja. Jika tidak, dalam mimpi saja sudah cukup bagiku.

Baci..

No comments:

Post a Comment