Saturday, August 18, 2007

Post Abortion Syndrome

POST ABORTION SYNDROME



 



(Penderitaan Mental & Emosional Pada Perempuan
Setelah Aborsi)



 



“Pengguguran berakibat menyakitkan , tanpa
memperhatikan berapa besar kepercayaan religius seorang perempuan , atau
bagaimana positif keyakinannya untuk membuat keputusan aborsi”



 



-- Vincent Rue, Ph.D. - Psychologist



 



PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA PEREMPUAN POST ABORTIVE



 



v Kehilangan rasa percaya diri



v Merasa malu dan bersalah



v Merasa tidak berharga



v Bersedih berlarut-larut



v Berteriak-teriak histeris



v Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi



v Ingin melakukan bunuh diri



v Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang



v Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual



 



Pada kasus yang berat, gangguan emosional dapat menjadi
lebih parah seiring dengan



terjadinya kondisi berikut :



v Numbness ( beku secara emosi )



v Berhalusinansi mendengar atau melihat bayi



v Bermimpi buruk



v Mengalami gangguan tidur



v Tidak mampu bersosialisasi



v Percobaan bunuh diri



 



MASALAH PERILAKU YANG SERING TERJADI PASKA ABORSI



v 61% meningkatkan penggunaan alkohol



v 65% memiliki dorongan untuk bunuh diri



v 69% mengalami gangguan seksual



v 73% mengalami flash back memori ketika terjadi
aborsi



v 77% mengalami kesulitan berkomunikasi



v 81% sering menangis



 



APAKAH POST ABORTION SYNDROME SELALU TERJADI PADA
POST-ABORTIVE ?



Bila anda pernah melakukan aborsi dengan keadaan keadaan
berikut maka anda mungkin mengalami trauma yang dapat mengakibatkan terjadinya
PAS :



v Aborsi yang tidak bersih



v Pendarahan hebat



v Aborsi tanpa di beri obat penghilang rasa sakit



v Aborsi karena paksaan dari luar



v Proses aborsi yang lama



v Penanganan paska aborsi yang tidak tuntas



 



 



GANGGUAN KESEHATAN YANG MUNGKIN TERJADI PASKA ABORSI



 



Gangguan paska aborsi bisa jadi tidak muncul untuk beberapa
waktu ke depan, namun penanganan yang tidak tuntas dapat mengakibatkan resiko
berikut :



v Kesulitan hamil



v Lemah kandungan



v Keguguran



v Tumor rahim



v Rasa sakit ketika melakukan hubungan sex



v Frigid



v Masalah reproduksi lainnya...



 



 



RECOVERY PROGRAM



 



MENERIMA DAN MELEWATI PENYANGKALAN



Langkah pertama ini dapat membantu para perempuan



untuk mengakses perasaan negatif yang meliputi



pengalaman aborsi dan masa-masa setelahnya.



 



Melawan penyangkalan terhadap aborsi dan



menerima kenyataan bahwa aborsi adalah suatu



bagian dari dirinya.



 



BERDUKA ATAS KEHILANGAN BAYI YANG TELAH DI ABORSI



 



Banyak perempuan yang mengalami PAS tidak merasa



perlu berduka cita atas kehilangan bayi yang telah di



aborsi. Adalah hal yang sangat penting bagi seorang



perempuan post-abortive untuk sampai pada titik



dimana ia harus memahami bahwa ia telah mengaborsi



Seorang bayi manusia seutuhnya.



 



MEMAHAMI RASA BERSALAH DAN MENERIMA PENGAMPUNAN TUHAN



 



Bagian terpenting bagi seorang perempuan post abortive adalah
kemampuan untuk menerima sesuatu pada tingkatan emosional apa yang telah di
sadarinya pada



tingkatan intelektual/logika, bahwa pengampunan tuhan telah
komplit dan ia harus mencapai penyembuhan melalui apa yang telah di berikan
tuhan padanya.



Pengampunan baik itu pada diri sendiri ataupun pada orang
lain yang terlibat dalam membuat keputusan untuk melakukan aborsi.



 



Berdamailah dengan perasaan bersalah anda. Sadari bahwa
perasaan bersalah anda adalah suatu hal yang normal dan alamiah, namun sadari
juga bahwa



pengampunan selalu ada bagi setiap orang yang  menginginkannya melalui keyakinan anda.



 



Tuhan mencintai anda, dan karena kecintaannya pulalah Semua
dosa memiliki pengampunan .



 



Yakinlah bahwa tuhan akan memberikan pengampunan nya bagi
diri anda dan melepaskan anda dari keterpurukan emosi yang mengganggu anda
selama ini.



 



Hanya jika anda telah mampu memaafkan diri anda sendiri, maka
anda baru dapat meneruskan hidup anda dengan penuh suka cita. Karena ketika
anda memaafkan diri anda sendiri maka keterikatan emosi buruk dengan masa lalu anda
tidak dapat lagi mempengaruhi langkah anda ke depannya. Anda akan jauh merasa
lebih lega dan lebih



percaya diri untuk membuat keputusan penting dalam hidup
anda.



 



 



Post Abortion Syndrome Campaign



 



Forward email ini kepada teman anda yang membutuhkannya.  



Untuk informasi mengenai Post abortion Syndrome secara



lengkap anda dapat mengunjungi http://abortus.blogspot.com



 



Jika anda mengenal seseorang yang pernah melakukan aborsi
dan mungkin membutuhkan bantuan, anda
dapat mengirimkan email ke de.ijhem@gmail.com



 



Thank You



Inna Aryani hudaya



http://abortus.blogspot.com



 

2 comments:

  1. sedikit membantu...
    saya membuat film dari cerita inna.
    saat pertama kali mendengar rangkaian kata-kata yang keluar dari mulut inna, saya langsung terbayang pada sebuah film horor! Ya horor,begitu yang inna ceritakan pada saya.
    Saya juga gak tau apa film ini sudah mewakilkan cerita inna, semoga saja.
    Tidak hanya sekedar berkarya, namun saya juga ingin menyampaikan pesan2 dari inna. Thanks ya Na...
    Semoga kita bisa bekerjasama lagi di masa mendatang...

    ReplyDelete