hidup seseorang seringkali memakai topeng. biru hijau kadang memabur dengan hitam kelam yang manis. sapuan kuas bermain-main menggoreskan kebohongan yang mengalir seperti darah. tak ada yang benar-benar mengenali hati seseorang selain tuhannya. bahkan diri sendiripun seringkali terkecoh.
mana topengmu?
ini lah topengku yang kusamarkan dalam kebaikan dan kekerasan seorang perempuan. ini lah penyelamatku yang telah mengasingkan ku dari nista dan malu. namun aku tau aku hanya sebuah wajah yang kosong.
mana topengmu?
ini lah topengku yang kusamarkan dalam kebaikan dan kekerasan seorang perempuan. ini lah penyelamatku yang telah mengasingkan ku dari nista dan malu. namun aku tau aku hanya sebuah wajah yang kosong.
No comments:
Post a Comment