Saturday, March 10, 2007

Numbness

Apa sebenarnya isi otak perempuan yang telah kehilangan sebagian besar arti hidupnya?
Apa yang bisa membuat seorang perempuan benar-benar kembali menemukan pecahan yang hilang hingga mampu menata kehidupannya menjadi lebih baik?
Apakah kehilangan mampu menimbulkan kesadaran atas kebermaknaan hidup - penemuan kehidupan - yang sebenar-benarnya atau justru menenggelamkan keyakinannya pada nilai-nilai hidup yang dianutnya?
Mungkin dosa menyangkal masa lalu yang pasti menjadi sejarah hidupnya, tapi bisakah dimaklumi ketika seorang perempuan tak bisa mengampuni dirinya yang telah menolak menjadi seorang ibu - menjalani fitrah keperempuannya - dan menghilangkan cikal bakal kehidupan yang dititipkan melalui rahimnya ?

No comments:

Post a Comment