Aku bukan
perempuan biasa.
Tidak mau menjadi
biasa-biasa saja.
Mungkin bukan
yang terhebat. Tapi aku memang berbeda.
Am so special cos
i know how to show the world who i’am and what i want.
Setiap orang
berbeda. Setiap orang unik. Setiap orang istimewa.
So, What are you
afraid of?
Just show the
world who you are, then peoples would give you five.
Speak up your mind. Let
peoples know that you’re precious.
You’re what you
think. You’re what you want.
Metamorphosa.
It remind me to
the butterfly.
Ada sebuah kisah
yang menakjubkan tentang seekor kupu-kupu.
Butterfly is one
of most beautiful animal ever.
But how com a
pretty things such butterfly come from an ugly ones?
Kupu-kupu tadinya
hanya sebuah binatang melata menjijikan.
Hidup dalam
sebuah kepompong yang kotor dan bau.
Jangankan untuk
bernyanyi, sekedar menyaksikan matahari senja pun membuatnya malu.
Sang kupu mengintip lewat pori kepompong memimpikan dunia yang menantinya.
Tak ada belalang
yang merayunya.
Bahkan anak-anak kecil pun berlari ketakutan karenanya.
Tak ada
yang menginginkannya.
Hanya sunyi sepi
dalam gelap. Senyap.
Suatu hari sebuah
suara berbisik di balik kepompongnya.
“come..come and
see what the world brings you “
Ketika kupu-kupu
membuka kedua matanya, sang matahari tengah tersenyum padanya.
”tidak tuanku,
aku malu...tak ada yang menginginkan binatang melata seperti aku”
Kupu-kupu
membalas sapa sang matahari sambil tertunduk malu.
“Whats wrong with
you ? lihatlah burung-burung gereja telah lama menanti mu, senandung yang
mereka lantunkan adalah sapa merdu bagimu.”
“Tapi...tapi
aku...”
kupu-kupu tersenggal di antar kalimat yang tak mampu di selesaikannya.
Matahari tersenyum
dan menuntun sang kupu-kupu keluar dari kepompongnya.
Satu..dua..tiga langkah dan duuuk......gubraak........”aaah...”
kupu-kupu terjatuh.
Ketika mencoba
bangkit kupu melihat selaput yang menutup tubuhnya mulai terkelupas.
Dan woow...sebuah
warna biru yang indah mengintip di antara sayapnya.
“ Look...how
pretty you are” matahari memuja dengan mata berbinar.
Perlahan seluruh
tubuhnya mulai terkelupas.
Dan warna-warni indah membalut seluruh tubuh sang
kupu-kupu.
Matahari memantulkan sinarnya pada lembaran kelopak sayap sang
kupu-kupu, membuatnya bersinar kemilau keemasan.
“Oh my god..who am
i ?” kupu-kupu tersentak takjub memandang dirinya sendiri.
Binaran matanya
menembus ketakjuban. Bad thing become good ones.
Matahari membimbing
sang kupu-kupu mengepakkan sayapnya dan mengajarinya terbang melintasi alam dan
langit.
Kupu-kupu itu
cantik sekali.
Siapapun dan
bagaimana pun aku dahulu dan sekarang.
Suatu saat aku
ingin menjelma menjadi kupu-kupu yang cantik.
Kupu-kupu dengan
sayap yang indah memilaukan mata.
No matter what
peoples say. No matter what peoples think about me.
I’ll be the
butterfly.
Start your
metamorpoself.
Untuk menjadi
istimewa kita harus berani berubah.
Bahkan hal-hal
yang mungkin kita benci adalah sesuatu yang bisa membangun diri kita lebih
baik.
Everyones has
their own speciality, has their own beauty.
It depend on us
how to mix it become our succees.
No comments:
Post a Comment