Subuh ini kereta kahuripan tiba di sebuah kota kecil,
Setelah sekian lama, akhirnya kuhirup lagi udara pagi di kota ini
Ketika kereta berangkat, sesaat semua menjadi diam lalu makin menjelas
Kupijak lagi tanah ini, tanah yang sering kubaui ketika kecilku dulu…
Meski dinginnya pagi membekukanku, kususuri jalanan di saat langit masih redup
Semua hal yang kulihat adalah sekumpulan kenangan hebat yang pernah kujalani di setiap sudut kota ini…
Para lelaki tua mulai bekerja, dengan tubuh yang gontai mereka mengayuh becak mengantarkanku menuju rumah, mencari sesuap nasi tuk makan hari ini…
Kota ini adalah saksi masa kanakku, masa di mana kehidupan bagiku masih tampak begitu samar
Pada setiap kepulanganku, kusaksikan kota ini berubah begitu cepatnya hingga buatku takjub
Memasuki teras rumah sama halnya membuka lembaran masa lalu yang penuh dengan tawa, jerit dan kadang deraian air mata…
Mengingat setiap kepingan manis yang pernah ada dan kini tak kan mampu lagi kembali dengan utuh
Mengenang sesosok wajah tua yang biasa duduk termenung di teras depan hanya tuk menunggu kedatanganku…
Kursi tua itu seharusnya jauh lebih megah jika saja bapakku masih ada
Kini yang tersisa hanyalah sesosok ibuku yang menua, makin renta dan melemah
Bunda pujaan hati yang mengorbankan seluru hidupnya demi anak-anaknya dan membiarkan dirinya tenggelam pada penderitaan hidup….
Satu ketukan pintu membuka sebuah hati tuk memasukinya, dan akhirnya kulemparkan diriku di pelukan bunda yang mampu memberiku damai…
Akhirnya aku pulang….
bagaimana mungkin?
ReplyDeletekau mampu memerangkapku dalam kemarau malam-malam selanjutnya..
bagimana mungkin. kau, bisa :
membunuhku dalam sekejap pulsa?
atau karena dirimu adalah makhluk yg paling inna dan pucat tak semanis hidupku..
tetapi jangan lupa:
gerai rambut panjangmu dimasa lalu, adalah ina.
bukan 'ina' dengan tanda kutip dikedua belah hatimu yg pilu..
AKU INGIN JUGA PULANG
BERSAMAMU
TANPA RAGA DAN RAGU
AKU INGIN PULANG
SAMBIL SEDIKIT MEMBAYANGKAN DIPELUKANMU
PERSETAN DENGAN SIAPA KAMU SEBENARNYA...
AKU INGIN PULANG
DAN SAAT MELEWATI KOTA KECIL TEMPAT KAU DILAHIRKAN,
INGIN SEDIKIT KUCUBIT PIPIMU
BAJINGAN INDAH PROSESI WAJAHMU
SAMPAI AKU,
TERUS MENGHINGGAP DALAM MIMPI2MU
DI KOTA KECIL TEMPAT KAU DILAHIRKAN..
UHHHHH...
bagaimana mungkin?
ReplyDeletekau mampu memerangkapku dalam kemarau malam-malam selanjutnya..
bagimana mungkin. kau, bisa :
membunuhku dalam sekejap pulsa?
atau karena dirimu adalah makhluk yg paling inna dan pucat tak semanis hidupku..
tetapi jangan lupa:
gerai rambut panjangmu dimasa lalu, adalah ina.
bukan 'ina' dengan tanda kutip dikedua belah hatimu yg pilu..
AKU INGIN JUGA PULANG
BERSAMAMU
TANPA RAGA DAN RAGU
AKU INGIN PULANG
SAMBIL SEDIKIT MEMBAYANGKAN DIPELUKANMU
PERSETAN DENGAN SIAPA KAMU SEBENARNYA...
AKU INGIN PULANG
DAN SAAT MELEWATI KOTA KECIL TEMPAT KAU DILAHIRKAN,
INGIN SEDIKIT KUCUBIT PIPIMU
BAJINGAN INDAH PROSESI WAJAHMU
SAMPAI AKU,
TERUS MENGHINGGAP DALAM MIMPI2MU
DI KOTA KECIL TEMPAT KAU DILAHIRKAN..
UHHHHH...